PM Malaysia Desak Trump Tekan Israel Hentikan Genosida Gaza
Dalam pernyataan resminya di platform X, Anwar menyatakan bahwa tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza merupakan ujian bagi moral dan hati nurani dunia. "Saya secara khusus mengimbau Presiden AS Donald Trump untuk mendesak dihentikannya pembunuhan, pemboman tanpa pandang bulu, dan memastikan bantuan menjangkau warga yang membutuhkan," ujar Anwar.
Anwar menegaskan bahwa keluarga-keluarga Palestina telah menjadi korban kekerasan sistematis, termasuk anak-anak dan bayi yang tewas akibat serangan atau kelaparan. Ia menyebutkan bahwa tindakan Israel merupakan pelanggaran terhadap prinsip dasar kemanusiaan dan hukum internasional.
"Setiap pemerintah yang mengaku menjunjung nilai kemanusiaan harus bersuara. Ini bukan hanya konflik politik—ini adalah soal mempertahankan harkat hidup manusia," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Malaysia siap bekerja sama dengan negara mana pun, baik dari belahan utara, selatan, timur maupun barat, untuk membantu Gaza dan mengembalikan nilai-nilai kemanusiaan.
Anwar mengajak para pemimpin dunia untuk tidak berdiam diri. "Jangan biarkan sejarah mencatat kita sebagai generasi yang hanya berpangku tangan. Saatnya bertindak berdasarkan hati nurani dan solidaritas kemanusiaan," tegasnya.
Sejak Oktober 2023, lebih dari 59.000 warga Palestina—sebagian besar perempuan dan anak-anak—tewas dalam serangan militer Israel. Banyak di antara mereka meninggal akibat kelaparan dan serangan langsung saat sedang mencari bantuan.
Sumber : SindoNews
Editor : Nessa Jauhara Cahyani
